alert DITUJUKAN UNTUK YANG BARU BELAJAR DOCKER

postingan kali ini saya ingin menulis tentang beberapa command dasar yang ada pada docker COMMAND

  • docker images
  • docker pull <nama images
  • docker run <nama images
    • --publish port mappings
    • --name penamaan
    • --detach background
    • --volume volume
  • docker ps
  • docker stop
  • docker rmi

docker images

akan menampilkan docker images yang ada pada repository local laptop masing masing, yang berisi nama, tag,ukuran images,repository

fig21 diatas merupakan daftar images pada komputer saya, karena masih kosong kita lanjut ke command berikutnya

docker pull

docker pull untuk mendapatkan docker images pada registry, saya akan mencoba pull dari docker hub

saya mendemokan docker pull untuk web server nginx

gunakan

docker pull nginx tetapi apabila seperti itu maka kita akan mendapatkan nginx versi latest

fig22 tunggu hingga pull selesai

kita cek lagi apakah images nginx sudah ada pada komputer local kita dengan command yang sebelumnya

docker images fig23

images nginx sudah ada pada komputer saya dengan berisi nama nginx tagnya latest dengan size 133mb
saya akan menggunakan docker pull dengan versi tag yang berbeda
docker pull nginx:alpine
gunakan titik dua untuk pull dengan versi tertentu, contoh diatas saya mencoba pull dengan versi alpine tunggu hingga pull selesai fig24

lalu gunakan cek lagi dengan docker images fig25 bisa dicek pada kolom tag memiliki versi yang berbeda walaupun sama sama images yang sama

docker run

untuk menjalankan images tidak perlu menginstall OS terlebih dahulu, memudahkan pengembangan aplikasi dan perangkat lunak gunakan command docker run namaImages figx

seperti itu setelah itu dicek pada web browser, karena saya menjalankan docker melalui vm, saya menuliskan ip vm pada web browser figx nginx sudah berhasil dijalankan

docker run –publish xx:yy namaImages

docker run --publish 88:80 nginx

88 merupakan port yang akan kita akses nantinya, terus 80 merupakan port pada web server,

jadi port 80 pada nginx akan kita akses padap port 88 komputer local saya, angka 88 bisa diganti sesuai kebutuhan

figxx

docker container sudah berjalan, lalu cek melalui web browser http://, dalam contoh saya http://192.168.100.24:88 88 yang port diakses, bisa diganti sesuai kebutuhan tekan ``ctrl+c`` untuk menghentikan runningnya

figxx seperti itu tampilan web server yang di publish melalui port 88

bisa juga menggunakan -p xx:80

docker run –name nginx1 nginx –name bertujuan menamai container yang dijalankan apabila tidak diberi argumen –name maka akan random penamaan

docker run --name nginx1 -p 8080:80 nginx

figxx

coba akses lagi melalui browser figxx

  • docker run -d namImages –detach atau -d digunakan untuk menjalankan container secara background diluar layar docker run -d --name nginx2 -p 8080:80 nginx apabila terdapat error maka –name diganti menjadi bebas figx figx seperti itu tampilan ketika menjalankan docker container pada background

docker ps

docker ps merupakan command untuk melihat container docker yang sedang jalan secara background

docker ps figx docker ps -a untuk melihat container yang pernah dibuat

figx

docker stop docker stop merupakan command untuk menghentikan container yang sedang jalan, container yang sedang jalan bisa dicek melalui command docker ps docker stop command

docker stop namaContainer atau docker stop containerID

pada percobaan diatas saya menggunakan –name nginx2 berarti command yang digunakan

docker stop nginx2 atau docker stop 213123124

figx

docker volume command volume untuk seperti copy atau generate data kedalam container -v posisiFolderkita:tujuanfolderContainer

docker run --name nginx3 -p 8080:80 -v ~/content/html/::/usr/share/nginx/html nginx figx

figx

docker rmi command untuk menghapus images pada komputer local

docker rmi nginx figx

untuk selanjut kemungkinan akan membuat images custom dengan Dockerfile referensi : https://hub.docker.com/ https://docs.nginx.com/nginx/admin-guide/installing-nginx/installing-nginx-docker/